Ketika seseorang datang ke kehidupan mu....ia mendatangkan kebahagian lalu pergi meninggalkan luka.
Lelaki yang aku tunggu selama ini muncul disela keindahan hidupku...
Aku tak mengerti apa yang aku rasakan sekarang, ketika ada seseorang mendekati aku lalu ia terus mengejar diriku sampai pada akhirnya ia menyatakan cinta dan aku menerimanya...
Disinilah titik awal aku merasakan kebahagian yang LEBIH nyata, dalam perjalanan awal kisah ini dimana ini adalah titik pengalaman cinta ku yang sebenarnya. Disela sela keindahan ini ternyata Ibundaku tak menyetujui kebahagiaan kami, dengan alasan aku masih terlalu muda untuk merasakan sakit hati di akhir ceritanya nanti. Namun aku tak peduli, aku dan dia terus memperjuangkan cinta yang entah itu nyata atau tidak. Terkadang aku lelah memperjuangkannya saat aku merasa hanya AKU-lah yang memperjuangkan nya sendiri,detik demi detik perasaan ku mulai tercabik oleh ke-cuekannya...aku tak mengerti apa yang telah merubahnya menjadi seperti ini, saat ia memutuskan untuk 'break' dan kami dalam status 'Adek-Kakaan' dengan alasan karena ibuku tak menyetujui hubungan ini dan aku menerima tanpa berkata apapun. Lama kelamaan sikapnya tak lagi memerhatikan diriku ini, aku hanya bisa menangis dan menulis messages facebook dan mengirimnya, namun ia hanya membalas dgn satu kata 'maaf' tanpa ada kata lain. Disinilah ku mulai merasa semuanya sangat menyakitkan, namun semangatku untuk memperjuangkannya kepada ibuku tetap menjadi tujuanku. Sampai pada akhirnya diulang tahun-ku, momen yang paling tak akan bisa terlupakan saat dia memberanikan diri untuk memberiku surprise yang tak pernah aku sangka-sangka. Sebuah kue ulang tahun dan kado darinya yang bisa membuat senyum lebarku. Akhirnya aku berbicara kepada ibuku dan memohon agar menyetujui nya, akhirnya ibuku menerimanya. Inilah KEBAHAGIAAN yang aku tunggu selama ini. Perjalanan cinta ini makin terasa indah dan sampai pada akhirnya muncul konflik konflik, saat ia membentakku melalui telepon hatiku tersentak diam dan aku menangis...aku tak tahu apa yang terjadi dgn diriku. Berkali kali ia membentak ku dan aku tetap MEMPERTAHANKAN-nya. Tak lama konflik makin berdatangan saat dihandphone-ku ada sms dari teman cowok yg sering menggombal dan aku mengajak nya jalan...bukan karna ada perasaan tetapi dia teman yg sudah lama tak aku temui. Sampai pada akhirnya pacarku marah dan termakan cemburu buta, aku mengejarnya untuk memastika bahwa hanya aku hanya mencintai dirinya tak ada yang lain. Semuanya kembali seperti semula, cintaku tak pernah redup walau ia menyakitiku,dan meninggalkan aku demi temannya. Layaknya seperti orang sibuk, ia hanya menikmati dunianya sendiri. Sampai pada akhirnya cintaku ini menjadi sebuah panah untuk diriku ketika dia berselingkuh dgn wanita lain...entah apa yang terjadi aku sering merasa ia memiliki wanita lain dan ternyata itu sebuah kenyataan, hancur semua harapan ku. Seribu kata janjinya dahulu hanya menjadi omongkosong disaat ini...sakit ini hanya aku diamkan saat dia meminta kesempatan dengan sejuta janji dan aku memberinya. Kesempatan yang kuberi seperti kertas kosong yang tak ditulis apapun, ia menyia-nyiakan aku begitu saja. Semua terasa makin perih saat aku mencoba menutupi luka ku ini, tak ada yang tahu rasa sakitku selain aku sendiri. Berulang kali ibuku melarang aku untuk menutup cerita namun bagiku cerita cinta ini harus terus berlanjut karena ia adalah orang yang mungkin akan berubah kelak. Namun kenyataan yang kuterima, dia hanya bermain dengan perasaan ku. Berjuta kali dia berkata sayang namun tak ada satupun pembuktian, semua menjadi hitam kosong hampa. Semakin hari, hari hariku penuh airmata. Fisik,pikiran,batin ini lelah namun aku menutupinya. Sampai akhirnya kesakitan ku ini menjadi boomerang yang menjadi penyerang tubuhku ini. Dan aku mengakhirinya agar aku bisa melupakan semua rasa ini. Hanya sakit yang bisa aku kenang, hanya sebuah airmata yang menjadi sisa bukti rasa ini, hanya kekosongan yang aku rasakan. Mungkin ini memang sangat menyakitkan, hidup ku rusak setelah semua kepercayaan ku diabaikan olehnya. Sabar ini telah redup, lelah otak ini memikirkan mu. Terimakasih atas semuanya, aku hanya bisa berkata terimakasih untukmu yang disana. Semoga hidupmu lebih bermakna tanpa diriku. Kenangan indah kita akan selalu ada dalam memori kita:'). Dan kini aku mengerti bahwa cinta adalah suatu pembuktian bukan hanya katakata.
End.